Saling mengenal untuk membangun kebaikan

Ayat ini menjadi peringatan bagi kita semua,bahwa Alah swt.menciptakan adam dan hawa beserta keturunannya ,yang telah menyebar dari pelosok bumi ,sehingga terbentuklah sekumpulan orang orang ,berbagai suku dan bangsa,memiliki akar budaya yang berbeda serta berbangsa,
 Allah SWT ciptakan mahluk untuk saling mengenal satu sama lain,sehingga tidak ada jurang pemisah yang kaya dan yang miskin saling menutupi kekurangannya,tolong menolong dalam hal kebaikan,yang memiliki kekuasan membantu yang lemah,yang kaya yang memiliki harta melimpah jangan sampai lupa agar menzakatkan,atau menginfakkan sebagian harta mereka,tidak berbangga diri dengan gemerlapnnya dunia yang ia dapat.karena semua kaya dan miskin itulah ujian.mungkin dengan saling mengenal yang kaya bisa memberi manfaat:contohnya pekerjaan yang bisa mencukupkan kebutuhan mereka sehari hari yang tidak mampu,dengan saling mengenal diri masing masing dengan yang lain Maka akan timbul keharmonisan.
Perlu sejatinya manusia agar mengenal dirinya,ataupun mengenal orang lain.karena kita hidup di dunia ini bukan hanya sekedar hidup sendiri.karena jika kita tidak akan mampu untuk hidup sendiri,karena sifat manusia itu lemah 
Allah tidak menyukai orang orang yang memliki sifat kesombongan pada diri manusia,karena dengan sifat kesombongan ini akan menyebabkan malapetaka,sifat kesombongan bisa menimbulkan iri,dengki,dan hasut dan penyakit hati lainnya.dan efek yang akan terjadi adalah kerusakan oleh tatanan kehidupan manusia,menurut pandangan Allah bukan dari harta maupun tahta,akan tetapi yang Allah tinggikan drajatnya adalah Manusia yang bertaqwa,yang selalu istiqomah menjaga amal ibadahnya dan menjahui apa yang di larang oleh Allah SWT.
Sesungguhnya Allah SWT menerima tobat manusia yang mengakui kesalahan yang di perbuat oleh manusia,semoga kita semua selalu istiqomah dalam berbuat kebaikan dan menjahui apa yang di larang oleh Allah SWT.Allah SWT maha melihat dan mengetahui apa apa yang di perbuat oleh manusia
Sumber dari tafsir Tahlili.

Komentar